Artikel Remaja Kekinian "Gak Hedon, Gak Hidup"

GAK HEDON, GAK HIDUP
Remaja merupkan masa pencarian jati diri dan menjadi masa peralihan dari anak – anak menuju dewasa.  Ada banyak tantangan yang harus dilalui oleh remaja selama hidupnya sebelum mencapai masa kedewasaan.  Emosi yang masih labil, membuat para remaja bertindak sesukanya dan tanpa memikirkan dampaknya.  Terutama pada lifestyle atau gaya hidup yang sangat dominan di kalangan remaja.  Sedikit apapun uangnya akan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, tetapi sebanyak apapun uangnya tidak akan pernah cukup untuk mengikuti gaya hidup.
Gaya hidup yang diikuti oleh remaja kekinian adalah gaya hidup yang sudah berlebihan atau dikenal dengan Hedonistis, Hedonisme, dsb.  Berawal dari melihat tren mode yang terus berkembang, tokoh yang diidolakan, ikut – ikutan/ pergaulan, bahkan menghindar dari kata kolot, cupu, gak gaul, ketinggalan jaman, serta gengsi menjadikan remaja terbawa ke dalam arus hedonisme.  Hedonisme dilakukan dengan cara yang bermacam – macam dan menghabiskan uang yang tidak sedikit.  Yang biasanya dilakukan oleh para remaja adalah hura – hura ke mall, cafe, bar, diskotik, club, gonta – ganti gadget, membeli barang branded yang seharusnya belum bisa dibeli oleh mereka, mengubah tampilan sesuai tokoh idola secara berlebihan.
Hedonisme tersebut dilakukan karena kurangnya pengawasan dari orang tua, pemberian uang tanpa memperkirakan, dan terlalu dimanjakan.  Masalah lain yang muncul akibat perbuatan hedonisme ini adalah cara – cara yang dilakukan untuk mendapatkan uang agar bisa memenuhi kebutuhan hedonis tersebut.  Upaya yang dilakukan tidak lepas dari perilaku menyimpang, seperti berbohong kepada orang tua, mencuri, melakukan segalanya yang terpenting dapat uang dan memuaskan dirinya (jual diri).  Kasus tersebut sudah banyak terjadi di Indonesia dan bahkan sudah sangat merajalela.


Sebagai remaja, meningkatkan kualitas diri seharusnya tidaklah dengan cara mengikuti tren mode yang berkembang atau dengan gaya hidup yang berlebihan.  Jika dikaitkan dengan teori psikologi perkembangan usia remaja, masalah ini berhubungan dengan penguasaan diri.  Orang tua hanya bisa berupaya dan memberikan yang terbaik untuk anaknya, jadi wajar saja kadang orang tua memberikan dan melakukan apa saja untuk memenuhi keinginan anaknya.  Namun, konsep tersebut sudah tidak berlaku lagi, karena remaja adalah kelompok umur yang sangat rentan untuk bertindak dan melakukan apa saja karena rasa penasaran yang tinggi.  Orang tua sangat berperan penting untuk mengawasi setiap perilaku anaknya yang berada pada usia remaja.
Hedonisme hanya akan merusak dan menghancurkan masa depan remaja.  Karena hedonistis bisa terjadi kehamilan yang tidak diinginkan/ KTD, penyalahgunaan NAPZA, putus sekolah dan berujung menjadi sampah masyarakat.  Hedonisme terjadi karena seseorang yang sudah gila terhadap uang dan duniawi.  Apapun caranya tetap dilakukan agar mendapatkan uang dan menuruti nafsu yang tak bisa ditahan lagi.  Kecanduan sekarang bukan hanya karena narkoba, hedonisme pun sudah menjadi candu bagi remaja sekarang yang sudah terjerumus.  Virus hedonisme tersebut diketahui dan tersebar melalui kecanggihan teknologi saat ini.  Apalagi remaja saat ini tidak bisa lepas dari gadget dan media sosial.  Eksistensi di media sosial pun menjadi andil terjadinya hedonisme tersesbut.
Jadilah remaja yang berkualitas karena prestasi, bukan karena gengsi.  Remaja yang tidak gila akan uang dan duniawi.  Orang tua bersusah payah mencari uang untuk membiayai seluruh kebutuhan anaknya.  Lebih baik serius dalam pendidikan, mengikuti pengembangan diri yang meningkatkan potensi diri dan menjadi generasi yang berkualitas dan memiliki tujuan hidup yang sudah terarah untuk ke depannya dan pastinya tidak akan menjadi penyesalan.  Bergaya boleh, tetapi sesuaikan dengan kondisi, banyak remaja yang tidak berpikir bahwa orang tua sampai bertaruh nyawa mencari uang tetapi uangnya malah digunakan untuk sesuatu yang tidak berguna, seperti hedonisitis yang merusak dan menghancurkan masa depan.

Comments

  1. Semoga remaja yang membaca postingan ini sadar bagaimana ruginya hidup glamor 👍

    ReplyDelete
  2. Mantap. Isinya emang bener- bener menggambarkan kehidupan remaja jaman sekarang.

    ReplyDelete
  3. menggambarkan kehidupan remaja banget ini, mantap

    ReplyDelete
  4. siap menjadi remaja yang berkualitas karena prestasi, bukan karena gengsi !

    ReplyDelete

  5. Artikel yang sangat bagus dan bermanfaat, smoga dapat menjadi inspirasi bagi kaum wanita.

    ReplyDelete

  6. Artikel yang sangat bagus dan bermanfaat, smoga dapat menjadi inspirasi bagi kaum wanita.

    ReplyDelete
  7. Menarik sekali artikel yang anda buat

    ReplyDelete

Post a Comment